
Rute hari keempat ini adalah yang paling pendek diantara rata-rata rute lain di uji ketangguhan ini. Waktu perjalanan hanya sekitar tiga jam. Pada perjalanan ini tim Federal Oil juga sudah mendapatkan kesimpulan awal ketangguhan produk Federal Oil dibanding oli pabrikan.
Mesin sepeda motor yang menggunakan Federal Oil SAE 10W-40 ternyata lebih dingin dari oli pabrikan yang menjadi standar pabrik. Hal itu adalah temuan awal selama perjalanan Uji Ketangguhan yang telah berjalan empat hari ini. Kesimpulan awal itu adalah hasil dari cek tiap Check Poin di ketiga jenis motor yang digunakan, Yamaha Mio, New Jupiter Z dan Vixion.
Perbedaan suhu mesin yang paling mencolok adalah pada mesin Yamaha Mio, perbedaannya dengan oli pabrikan bisa mencapai sembilan derajat Celcius. "Namun di kondisi yang ekstrem, perbedaan suhu mesin mencapai 10 derajat itu terjadi di Motor Jupiter Z di Stage Bandung Yogyakarta," terang Heru Purwoko, Brand Activation Manager Federal Oil yang setia mendampingi perjalanan Uji Ketangguhan.
"Hal itu menunjukkan bahwa oli Federal lebih cocok digunakan di negara kita, yang mempunyai rentang suhu yang cukup ekstrem. Kami bangga sebagai produk anak bangsa" kata Heru di depan jurnalis, mahasiswa ITS (Institut teknologi Sepuluh November) dan anggota komunitas motor Surabaya tadi malam (11/10).
Saat di Surabaya, agenda pertama tim Uji Ketangguhan ini adalah bertemu dengan Mahasiswa dan Pimpinan Fakultas Teknik Mesin ITS untuk mengapresiasi perjuangan mereka di bidang Teknologi. Langsung ditemui oleh Sekretaris Jurusan Fakultas Teknik Mesin, Ir. Witantyo M. Eng SC dan Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin, Ivan Armendy. Salah satu karya mahasiswa Teknik Mesin ITS ini adalah membuat Mesin dan ECU (engine control unit) sendiri.

Selain ke ITS, tim juga sempat merasakan aspal Jembatan Suramadu. "Kalau ke Surabaya ga ke sini (Suramadu-Red), rasanya kurang afdol," canda seorang angota tim.



