DETAIL NEWS

Jangan Terlalu Renggang, Begini Posisi Berboncengan yang Seharusnya

Date : 11 Jan 2018 , Post Via : Federal Oil Team, Views : 203

 

 
Feders, meski jadi penumpang sepeda motor, bukan berarti kita tidak memperhatikan keselamatan diri.
 
Pakar safety riding mengatakan meski duduk di belakang, tetap ada aturan.
 
Misalnya posisi duduk boncenger jangan menjauhi pengendara alias biker.
 
Hal itu tidak direkomendasikan sebab kerenggangan antara boncenger dan biker mengurangi keseimbangan motor. 
 
Sebab dalam berkendara keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.
 
Dijelaskan Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), dalam teori safety riding, sewaktu berboncengan seharusnya boncenger menghadap ke depan dan bagian dadanya menyender ke punggung biker. 
 
Gunanya buat menyatukan distribusi bobot yang akhirnya memaksimalkan pusat gravitasi dan keseimbangan.
 
 
“Lalu bagaimana kalau bukan suami-istri? Maka pakai kedua lutut bagian dalam untuk menjepit pinggul pengendara, sehingga gerakan pengendara bisa menyatu dengan penumpang. Karena kalau tidak sesuai bisa berbahaya saat manuver,” ucap Jusri pada kompas.com
 
Teori itu, lanjut Jusri, bisa disikapi bijak oleh siapapun boncenger yang mau aman berkendara.
 
Boncenger yang membekap biker dikatakan posisi ideal saat berkendara. (Federaloil.co.id)