DETAIL NEWS

Moto2 Qatar, Tanpa Ride Through Penalty, Lowes Berpotensi Menang

Date : 21 Maret 2016 , Post Via : adit, Views : 1754




 

Ride through penalty yang menjadi ganjaran Sam Lowes akibat melakukan jump start pada seri pertama Kejuaraan Dunia Moto2 di sirkuit Losail, Qatar (20/3) memupuskan ambisinya untuk tampil menjadi juara.

Seperti diungkapkan Fausto Gresini, punggawa tim Federal Oil Gresini Moto2, "Sam (Lowes) mencetak pace yang sangat baik, selain mencatatkan fastest lap, kecepatan tiap lapnya pun sangat konstan cepatnya. Itu semua merupakan potensi untuk menang," ungkap pria asal Italia ini.


 

Torehan 1:59:421 yang di cetaknya pada lap akhir ini menjadikannya rekor fastest lap sirkuit Losail. Melihat catatan di lap chart, Lowes dengan konstan mendapatkan race pace yang baik selama lomba.

"Jujur saja saya marah, namun aturan tetap aturan, jadi saya menerima hukuman terebut. Tapi dibalik itu semua saya membalap dengan baik. Untuk kelasemen kejuaraan, hasil ini bukanlah masalah yang besar, beberapa rival kami pun tidak mendapatkan hasil yang baik. Seri pertama memang selalu berbeda, namun saya senang dapat mencetak waktu yang baik selama lomba, seri selanjutnya akan bagus," ujar pembalap berusia 25 tahun ini.


 

Aksi Lowes yang harus merangkak naik dari posisi 23 di lap ketiga setelah melakukan ride through penalty hingga akhirnya finish di posisi ke 9 mendapatkan pujian, "Bayangkan saja, dengan kondisi emosi yang bercampur aduk setelah menerima penalty, Lowes masih mampu berlomba dengan baik selama sisa 17 lap dan mencetak fastest lap, menurut saya itu sangat luar biasa. Soal Lowes yang melaukan kesalahan, saya sudah bilang diawal bahwa lawannya Lowes adalah dirinya sendiri, seperti yang terjadi di seri perdana ini," ujar Ivan Ally, Head Of Promotion And Brand Activation Federal Oil yang hadir langsung di Qatar.

Yang pasti dengan hasil seri pertama ini Sam Lowes dan tim Federal Oil Gresini Moto2 akan lebih fokus lagi mengadapi seri kedua yang akan berlangsung di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina pada 3 April mendatang. (federaloil.co.id)