Oli motor spesial, untuk mesin motor matic, bebek dan sport

DETAIL NEWS

Kuasai Pengereman, Perkecil Risiko Kecelakaan

Date : 19 Maret 2017 , Post Via : adit, Views : 1797

Kuasai Pengereman, Perkecil Risiko Kecelakaan

Mengendarai motor dibutuhkan skill yang mumpuni agar aman dan nyaman, utamanya skill melakukan pengereman yang wajib dikuasai para pemotor, jika mengabaikan hal ini maka maut akan semakin dekat.

Rem, mungkin kata ini sangat simpel, namun kenyataannya melakukan pengeran pada sepeda motor tidak semudah diucapkan. karena pengereman berhubungan dengan kecepatan, kondisi jalanan dan kondisi rem itu sendiri.

Motor tidak bisa langsung berhenti seketika akan ada daya dorong yang muncul dari kecepatan motor yang bersangkutan, semakin cepat semakin besar juga daya dorong yang harus di redam.

Dalam kondisi tersebut, penggunaan rem harus disesuaikan, jika dilakukan secara keras pada kecepatan apapun maka gaya dorong motor akan 'melawan', semakin cepat kecepatan motor gaya dorong ini akan membuat motor makin 'melawan'.

Jika sepeda motor berada di kecepatan 30 KM, maka pengendara harus menggunakan rem belakang bukan rem depan. Dalam kecepatan lambat, rem belakang akan mengunci laju roda secara maksimal, rem belakang lebih dapat mengontrol.

Sebaliknya jika kecepatan motor tinggi vatau di atas 40 KM ke atas, maka pengendara harus mengkombinasikan rem depan dan belakang dengan komposisi rem depan lebih besar. Jika kecepatan 40-50 KM, maka perbandingannya 60 : 40, rem depan 60 persen dan rem belakang 40 persen. Jika kecepatan motor 50-70, komposisi rem depan 70 persen dan rem belakang 30 persen. Penggunaan rem depan biasanya digunakan di sirkuit yang membutuhkan kecepatan tinggi.

Pengeraman yang benar adalah tekan ruas rem - lepas, tekan - lepas, tekan lagi - lepas lagi dan seterusnya hingga motor berhenti. Jangan sampai menekan rem terus karena akan membuat rem terkunci. Injak rem sebelum sepeda motor melewati jalanan berlubang atau tikungan. Jika jalanan dalam kondisi licin, pengereman sebaiknya dengan cara halus dan pelan-pelan.



contoh bottom frame
x