DETAIL NEWS

Mengenal Fitur Airbag Pada Baju Balap MotoGP

Date : 28 Agustus 2018 , Post Via : Federal Oil Team, Views : 698

Mengenal Fitur Airbag Pada Baju Balap MotoGP

Feders-Salah satu faktor penting yang bisa menghindarkan para pembalap MotoGP dari akibat fatal kecelakaan adalah jaket berteknologi tinggi yang dilengkapi kantung udara atau airbag layaknya mobil.

Pionir teknologi jaket ini adalah produsen aksesoris balap Alpinestars yang produknya dikenakan Marquez dan banyak pembalap MotoGP lainnya.

Airbag pada jaket ditenagai dengan baterei dan mengembang menggunakan gas nitrogen.

Sistem yang ada sekarang mencakup dua kantung yang melindungi pundak dan tulang selangka pembalap, dan bisa mengembang penuh dalam waktu kurang dari 0,05 detik.

Teknologi yang disebut perusahaan sebagai Techair ini juga memungkinkan airbag tetap menggembung dalam tekanan udara yang memadai selama minimal lima detik. Hal ini penting karena benturan yang dialami pembalap bisa terjadi berkali-kali dan berlangsung cukup lama, misalnya pembalap terseret motor atau meluncur di atas aspal.

Lewat proses bertahun-tahun, Alpinestars juga mengembangkan dan mematenkan sistem dual charge.
Artinya, ketika seorang pembalap terjatuh dan airbag mengembang tapi kondisinya memungkinkan untuk kembali membalap, dia bisa langsung naik motor lagi tanpa perlu mereset sistem pengaman.

Kalau dia terjatuh untuk kedua kali, airbag akan beroperasi normal seperti yang pertama. Jadi sifatnya seperti parasut cadangan.

Kalau jatuh lagi? Tampaknya tidak ada cadangan untuk yang ketiga.

Jaket ini juga dirancang untuk mengumpulkan dan mendeteksi data algoritma yang mulai diuji sejak Grand Prix Jerman 2003 dengan pembalap John Hopkins.

Musim 2007, berbagai perangkat elektronik yang penting mulai dipakai untuk menyempurnakan sistem keselamatan ini, termasuk kemampuan merekam berbagai gerakan fisik pembalap. Pemakainya adalah Casey Stoner, yang musim itu menjadi juara dunia bersama Ducati.