Oli motor spesial, untuk mesin motor matic, bebek dan sport

DETAIL NEWS

Mengupas Teknologi ACG Starter di Motor Honda

Date : 13 Oktober 2018 , Post Via : Ric, Views : 10337

Feders-Tak banyak yang tau akan kelebihan dari teknologi ACG Starter yang ada pada motor Honda. ACG Starter atau lebih dikenal dengan Alternating Current Generator adalah sebuah teknologi terbaru yang bisa dibilang mutakhir karena membuat suara mesin menjadi lebih halus ketika kamu menyalakannya menggunakan electric starter. Starter menjadi sangat halus karena tidak menggunakan dinamo untuk menggerakkan gigi ke gigi.

Teknologi ACG Starter ini pertama kali diaplikasikan pada motor Honda PCX 125, tapi kini teknologi mutakhir ini bisa kamu temukan di sepeda motor Honda Vario Techno 125 ISS dan Honda Vario 150 eSP ISS. Karena pada dasarnya, teknologi ini merupakan kombinasi dari teknologi ISS (Idling Stop System). 

Perbedaannya, jika teknologi ISS bekerja untuk mematikan mesin dan mengurangi konsumsi BBM yang terbuang secara percuma. 

ACG Starter justru bekerja untuk merawat mesin motor karena fiturnya yang mampu menyalakan mesin dengan lebih halus.

Teknologi ACG Starter dengan Starter Konvensional
Berbeda dengan motor yang masih menggunakan sliding-gear starter-type system yang cenderung konvensional dengan menggunakan dinamo starter, sehingga dapat menimbulkan hentakan suara yang cukup kasar saat menghidupkan mesin. 

Pada sistem ini, terdapat dua buah gear berukuran kecil dan besar yang harus bergesekan satu sama lain untuk menggerakkan piston. Gesekan tersebut menghasilkan bunyi serupa yang biasanya kamu dengar ketika menyalakan mesin.

Sedangkan pada ACG Starter, telah menggunakan teknologi magnetik yang membuatnya minim gesekan karena tidak lagi menggunakan gear. 

Gesekan antar magnet ini dijamin tak akan menimbulkan suara berisik akibat gesekan antar gear yang terjadi ketika kamu menyalakan motor.

Kelebihan Teknologi ACG Starter
Ternyata teknologi ini tak hanya mengurangi getaran atau bunyi saat menyalakan mesin. Sama seperti ISS, teknologi ACG Starter ini juga ternyata mengurangi konsumsi BBM, karena adanya sistem decompression yang mempermudah kinerja piston. 

Selain itu juga menjamin perawatan motor, karena tidak menggunakan brush yang biasanya terdapat pada dinamo biasa.

Cara Kerja teknologi ACG Starter
Ketika mesin dinyalakan, arus listrik akan mengalir melalui stator yang berlaku sebagai magnet listrik. Stator tersebut pada dasarnya memiliki prinsip kerja yang hampir mirip dengan alternator, hanya lebih mengkamulkan magnet. 

Pada saat mesin dinyalakan, secara otomatis arus listrik akan langsung dialirkan ke FET Circuit yang terdapat pada Electronic Control Module (ECM) yang kemudian dibagi secara merata ke dalam 3 hall. Selanjutnya, stator tersebut akan menjadi elektromagnetik dan akan bertemu dengan magnet flywheel. 
Pertemuan inilah yang menyebabkan flywheel bergerak, sebelum akhirnya menggerakkan piston yang terhubung langsung untuk menyalakan mesin motor. 

Selanjutnya, setelah motor dalam kondisi berjalan, maka secara otomatis ECU / ECM akan memutus tegangan listrik ke stator dan beralih fungsi menjadi Generator AC.

Generator ini nantinya akan mengubah arus listrik menjadi DC (searah) untuk mengisi baterai (aki) dan mendukung kinerja teknologi ACG Starter pada penggunaan berikutnya. 

Secara logika, karena gesekan yang terjadi adalah berasal dari pertemuan antara dua magnet, maka dapat dipastikan tidak akan ada lagi suara berisik akibat gesekan antara gir yang terjadi ketika Kamu mulai menyalakan mesin motor (seperti pada sliding-gear starter-type system). 

Kamu hanya akan merasakan mesin motor Kamu menyala seketika dengan bunyi yang sangat halus(diminimalisasi).(federaloil.co.id)

contoh bottom frame
x