alexa

DETAIL NEWS

KTM Turun Harga Dibantah APM Terdahulu, Bagaimana ini ?

Date : 21 Agustus 2016 , Post Via : adit, Views : 4107



 

Berita turunnya harga KTM RC250, RC200, Duke250 dan Duke200 sebesar Rp 20 juta dari harga sebelumnya menuai kontroversi, karena ada pihak lain yang membantah penurunan harga tersebut.

Adalah PT Jaya Selaras Sejahtera (JSS) yang statusnya agen pemegang merek (APM) KTM terlebih dahulu menganggap berita tersebut tidak benar, "Ini tidak benar. Dan itu sangat mengganggu performa KTM Indonesia." ujar Jimmy Budhijanto, sebagai Presiden Direktur PT. Jaya Selaras Sejahtera (JSS) pada Otomotifnet.com.

PT JSS pun mengeluarkan siaran pers (dikutip dari www.otomotifnet.com) yang bunyinya seperti ini ;

KTM Indonesia Bantah Program Diskon Dan Kerjasama Dengan Bajaj

Dalam beberapa hari terakhir, telah ada kabar yang beredar tidak benar tentang KTM Indonesia. Seperti dijelaskan Jimmy Budhijanto, sebagai Presiden Direktur PT. Jaya Selaras Sejahtera (JSS),

"Ini tidak benar. Dan itu sangat mengganggu performa KTM Indonesia." Jimmy menegaskan bahwa satu-satunya Agen Pemegang Merk (APM) dan pemilik hak distribusi sepeda motor KTM di Indonesia adalah PT. JSS. "Jadi, jika berita itu tidak datang dari kami, itu tidak bisa dipertanggungjawabkan benar. Hanya kami memiliki hak untuk melepaskan pernyataan tentang KTM di Indonesia," kata Jimmy.

Hak ini juga melibatkan harga. Dengan demikian, setiap program mengenai harga, hanya akan diterbitkan oleh PT. JSS. Diskon terkait yang sempat beredar, senilai 20 juta untuk Duke 250, RC200 dan RC250 juga ditolak oleh Jimmy. Karena itu bukan kebijakan dari PT. MKI.

"Siapa pun itu, tidak berhak untuk menurunkan harga tanpa persetujuan PT. JSS. Itu perdagangan melanggar hukum. Ini telah meresahkan konsumen dan dealer resmi dari KTM Indonesia," kata Jimmy Budhijanto lagi.

Bahkan jika program ini telah tersebar, Jimmy memastikan itu adalah kesalahan besar. "Dalam hal penjualan produk tersebut, PT. JSS tidak akan bertanggung jawab atas layanan purna jual," ungkap Jimmy pasti.

Berita beredar bahwa KTM Indonesia juga akan bekerja sama dengan Bajaj untuk membuat pabrik KTM di Indonesia. Hal ini juga tidak benar.

"Kami sudah dikonfirmasi prinsipal kami, KTM Austria belum punya rencana, dalam waktu singkat, untuk membuat pabrik untuk sepeda kecil, di bawah 400cc. Jadi, tidak mungkin tanpa sepengetahuan PT. JSS. Jadi, saya yakin itu adalah hoax, "komentar Jimmy, lagi.


Menanggapi hal tersebut, PT Penta Jaya Laju Mandiri (PJLM) yang menggelar pameran di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dan menurunkan harga KTM RC250, RC200, Duke250 dan Duke200 meyakini bahwa PT PJLM adalah agen pemegang merek (APM) untuk menjual KTM small engine dengan kapasitas kurang dari 400 cc, sesuai agreement yang ditandatangani 12 Agustus 2016 lalu oleh PT PJLM dan Bajaj Auto Limited.

"Kami tegaskan, kami bukan dealer PT JSS, tapi kami adalah APM yang ditunjuk Bajaj Auto Limited sebagai pihak yang telah ditunjuk oleh KTM Austria untuk pasar Indonesia. Kita jalan terus dengan harga yang baru, karena kita berjalan sesuai dengan aturan dan guidance dari prinsipal. Dan untuk Duke 200 kita supply dengan model baru tahun 2016. Tidak ada stok lama, tidak benar isu PT PJLM buang stok 2015," ujar Kristianto Goenadi, President Director PT PJLM seperti ditulis laman Otomotifnet.com.


 

Pihak PJLM pun memberikan link siaran pers dari website resmi KTM group, silakan klik disini untuk melihatnya, dalam siaran pers tersebut dijelaskan posisi PT PJLM. "Perlu ditambahkan juga, PT PJLM sebagai distributor resmi KTM menerima service dan menyediakan back up parts untuk sepeda motor KTM baik untuk model year 2016 maupun tahun yang lama," kata Kris.

Nah Feders, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari KTM group menanggapi 'keramaian' yang sedang terjadi di Indonesia. (federaloil.co.id)