alexa

DETAIL NEWS

Perawatan Motor Matic Baru, Sesekali Harus Agresif

Date : 26 April 2017 , Post Via : adit, Views : 2376

Motor dengan transmisi matic dalam kondisi baru wajib diperhatikan perawatannya, terutama soal transmisi otomatisnya yang berbeda dengan motor bertransmisi manual.

Motor baru sejatinya tidak memerlukan masa inreyen yang lama seperti motor-motor keluaran '90-an atau dibawahnya. Selain karena finishing material yang lebih baik juga didukung pelumas yang sudah canggih.

Anjuran untuk mengganti pelumas sebelum kilometer menyentuh angka 1.000 km bermaksud agar kotoran terbuang dan tidak mengganggu kerja mesin.

Setelah lewat masa 1.000 km ini, pemilik sudah boleh memperlakukan motornya secara normal, sekali-kali mesinnya di geber secara agresif sah-sah saja.

Justru perlakuan ini untuk melancarkan sistem transmisi otomatisnya, "Kerja transmisi matic yang mengandalkan sistem mekanis ini harus dilancarkan kinerjanya dengan cara memacu motor matic dalam kecepatan rendah ataupun tinggi," ujar Adie TJ dari Teluk Jambe Motor, Karawang, Jawa Barat.

Proses puli depan yang melebar ketika putaran rendah dan menyempit di putaran tinggi mengandalkan lontaran dari roller didalamnya, jika motor tidak pernah dipacu dalam kecepatan tinggi, alur roller akan membentuk cekungan yang tentunya mempengaruhi kinerja transmisi.

Cekungan tersebut tidak akan terbentuk dalam waktu singkat, namun dengan bekerjanya transmisi di kecepatan rendah dan tinggi akan membuat kerja transmisi tersebut menjadi lancar.

Bukan lantas pemilik motor matic harus memacu dengan kecepatan tinggi, cukup dengan memacu motor matic dengan agresif dari kecepatan rendah ketinggi sudah cukup.

Jangan lupakan juga pelumas yang dipakai, Federal Matic memiliki seluruh fitur yang dibutuhan motor matic saat ini. (federaloil.co.id)