alexa

DETAIL NEWS

Suter MMX 500, Kembalinya Mesin 2-Tak Ke Sirkuit

Date : 25 September 2015 , Post Via : adit, Views : 2436



 

Lengkingan knalpot chamber (knalpot dengan lekukan atau belokan yang menggembung) khas mesin  dua langkah tak lama lagi akan hadir, bahkan kembali menjadi teror di sirkuit. Suter Racing Technology lewat websitenya 'menebar ancaman' tersebut dengan memajang gambar siluet motor sport dengan knalpot chamber khasnya mesin 2-tak.

Lebih meyakinkan lagi, di website dengan satu tampilan ini diperdengarkan juga lengkingan khas mesin dua langkah, mengingatkan eranya 2-tak sedang berjaya, saat dimana seluruh  kelas di MotoGP menggunakan mesin dengan dua langkah kerja ini.

Menurut kabar, Suter akan kembali memproduksi mesin dua langkah dengan kapasitas 500 cc. Diklaim mesin ini mampu menghasilkan tenaga lebih besar dari mesin empat langkah dengan kapasitas 1.000 cc. Menurut rumus memang seperti itu, jika mesin 4-tak yang memiliki dua kali langkah kerja lebih banyak dari mesin 2-tak ingin bejaban harus memiliki kapasitas mesin dua kali lebih besar.

Seperti era peralihan kelas GP500 ke MotoGP, dari dua langkah ke empat langkah, mesin 500 cc 2-tak masih imbang melayani mesin 4-tak dengan kapasitas dua kali lebih besar. Beberapa kali mesin 2-tak mampu mempecundangi mesin 4-tak yang notabene lebih canggih dan berkapasitas lebih besar. Dan menurut hukum alam pun, semakin besar kapasitas mesin maka bobotnya akan lebih besar, Suter MMX 500 sudah pasti memiliki bobot lebih ringan dari motor berkapasitas dua kali lipatnya.

Hadirnya motor yang katanya bernama Suter MMX 500 ini akan mengembalikan kenangan pada era GP500 namun dengan teknologi yang jauh lebih canggih. Dengan tenaga sebesar 200 hp yang dihadirkan mesin dua langkah modern itu beredar kabar bahwa motor ini hanya akan dipergunakan di sirkuit saja, ya boleh dibilang macam Spesial Engine (SE) pada genre motor trail yang hanya dipergunakan untuk kompetisi saja.

Beberapa pengamat menyebut motor ini setidaknya akan dilabeli harga USD 140 ribu atau lebih dari Rp 2 milyar.

Wow !