DETAIL NEWS

Sering Kena Lubang, Ini Yang Harus Di Waspadai

Date : 23 Mei 2015 , Post Via : emir, Views : 7364

Sering Kena Lubang, Ini Yang Harus Di Waspadai

Titik jalan rusak dan berlubang yang semakin banyak akibat banyaknya proyek pembangunan jalan maupun tergerus oleh air hujan sehingga membuat pengendara sepeda motor harus lebih waspada. Tipsnya sederhana, sebisa mungkin hindari lubang. Namun jika tak memungkinkan menghindar dan harus diterjang, kemungkinan besar dalam jangka waktu beberapa lama akan membawa dampak pada beberapa komponen.

Khususnya untuk sepeda motor, lubang akan menjadi momok cukup menakutkan. Komponennya sangat rentan rusak, apalagi jika frekuensi terkena lubang cukup sering. Lalu, komponen apa saja yang perlu diwaspadai terkena dampak akibat terlampau sering menghantam lubang?

1. Ban. Inilah komponen paling luar yang terkena benturan. Di dalam ban terdapat serat-serat terbuat dari logam, yang jika kena benturan serat-serat itu berubah bentuk atau berpindah dari tempat semestinya. Akibatnya, ban akan menjadi benjol.

2. Pelek. Komponen ini menjadi ”pelapis kedua” setelah ban. Jika benturan terlalu keras, kemungkinan pelek pecah atau penyok cukup besar pada pelek racing. Sementara Untuk pelek jari-jari, biasanya bengkok dan harus disetel ulang.

3. Bearing atau laher roda. Komponen ini hanya menerima beban putaran ban. Jika kena tekanan akibat benturan, beban akan bertambah dan menyebabkan aus. Alhasil, putaran ban terasa ”oblak”.

4. Suspensi. Sil atau karet penyumbat cairan akan lebih cepat bocor dari usia seharusnya. As suspensi juga bisa bengkok. Jika as suspensi bengkok maka peredaman bisa kurang atau bisa berdampak suspensi akan macet.

5. Komstir. Sama halnya dengan bearing. Masalahnya, komponen ini bukan berfungsi sebagai getaran kejut meski letaknya ada pada bagian setang. Jika gerak kejutnya terlampau besar dan sering, komponen ini akan aus dan oblak.

6. Baut-baut. Biasanya yang terpasang pada bodi, karena torsi (tekanan baut) tidak terlalu kencang.



contoh bottom frame
x