alexa

DETAIL NEWS

Kenapa Resko Kecelakaan Bermotor Lebih Besar Saat Bulan Purnama?

Date : 18 Desember 2017 , Post Via : tigor, Views : 458
Foto : Inverse.com

 

 
Feders, ternyata menurut penelitian saat bulan purnama atau saat bulan tampil dalam keadaan penuh memiliki resko besar dalam menyebabkan kecelakaan kendaraan bermotor.
 
Dalam sebuah penelitian yang baru dilakukan oleh dua profesor di bidang kesehatan Donald A Redelmeier dan bidang psikologi Idar Shafir menganalisa data dari akibat fatal kecelakaan milik Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas AS (NTHSA).
 
Melansir Drivespark, Jumat (15/12/2017), setiap bulan pernama terjadi sejak tahun 1975 hingga tahun 2014 (494 bulan purnama) ada kecelakaan yang berakibat fatal terjadi dari pukul empat hingga tengah malam dan dari tengah malam hingga jam delapan pagi. 
 
Mereka membandingkan juga beberapa kecelakaan fatal yang terjadi satu minggu sebelum dan satu minggu sesudah bulan purnama terjadi. 
 
Sehingga pengetesan 988 malam itu terjadi saat tak ada bulan purnama. 
 
Hasilnya 13.029 kecelakaan fatal terjadi secara total. 
 
 
Rata-rata 9,1 kejadian setiap malam bulan purnama. Berbeda dengan hari tanpa bulan purnama yang hanya 8,64 kejadian. 
 
Atau mudahnya lebih dari satu meninggal akibat kecelakaan saat bulan purnama dibanding bulan-bulan biasa. 
 
Saat Supermoon, dimana bulan sangat dekat dan terang menyumbang lebih banyak kecelakaan sebesar 10,82. 
 
"Ada beberapa aspek yang menjadi perhatian dan juga pengecualian soal hubungan antara bulan purnama dengan kecelakaan sepeda motor." 
 
 
"Bulan purnama itu tak setiap malam namun efeknya cukup fantastis." 
 
"Bulan purnama yang sangat terang bisa dibilang cukup mengganggu pandangan para pemotor saat berbelok, di sekitar gedung, melewati pohon dan jalanan menanjak," kata keduanya. 
 
"Bulan purnama juga menciptakan ilusi optik saat malam hari yang berkontribusi terhadap kecelakaan motor itu sendiri." 
 
 
"Bagi mereka yang tak biasa melewati jalan itu dikala bulan purnama terjadi bisa saja merasa jalan yang dilaluinya lebih jauh, ada perasaan ingin cepat sampai sehingga menggeber motor dengan kecepatan tinggi," tambahnya. (Federaloil.co.id)