DETAIL NEWS

Berpuasa, Pilih dan Atur Pola Makanan yang Tepat!

Date : 07 Juni 2016 , Post Via : admin, Views : 2809

Tips Berkendara Puasa, Tips Naik Motor, Makanan untuk Biker Berpuasa

“Puasa bisa jadi salah satu sarana detoks yang berguna,” kata Prof. Dr. Made Astawan, Ahli gizi dan pangan Institut Pertanian Bogor (IPB). Karena itu, pengaturan pola sahur dan berbuka menjadi sangat penting.

Ia menyarankan untuk menghindari makanan bersantan, gula, juga berlemak tinggi saat berpuasa. Kenapa begitu? Karena kandungan tersebut akan menumpuk di lambung dan akan menghambat proses detoksifikasi. Prinsip detoks yaitu membuang racun yang diproduksi dari hasil metabolisme.

Utamakan air, vitamin, dan elektrolit. Artinya, minum air putih dan buah-buahan, atau jus buah tanpa gula. Air kelapa juga boleh. Ketika tidur tubuh kita kehilangan berat 1-2 kg, dan itu adalah air. Jadi memulai puasa dengan restorasi cairan adalah langkah yang paling baik.

Pilih menu utama yang terdiri dari karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, atau bubur kacang hijau dengan gula aren. Jenis karbohidrat ini lebih tahan lama dalam membuat gula darah stabil, sehingga mood menjadi relatif lebih baik.

Jangan lupakan serat, baik dari sayur atau buah. Selain membersihkan usus, serat adalah “sapu alami” yang membantu membersihkan sisa daging yang ada di sela usus. Pilih lemak sehat, seperti minyak kelapa atau zaitun.

Saat berbuka, ada baiknya minum minuman yang manis alami tanpa gula. Seperti air kelapa, jus buah melon atau semangka dan buah lainnya. Hindari juga gula pasir karena akan memberi dampak kesehatan yang kurang baik

Karbohidrat kompleks akan lebih baik plus makanan yang tidak digoreng. Nasi putih, dan mengkonsumsi gorengan akan membuat jadi lebih mengantuk saat melakukan sholat tarawih. Gorengan mengikat oksigen darah sampai 20%

Pasca buka puasa, konsumsi lagi air putih. Usahakan mulai buka puasa sampai tidur minimal masuk air 1 liter. (federaloil.co.id)