DETAIL NEWS

Efek Buruk Jika Saringan Udara Motor Kotor

Date : 18 Agustus 2020 , Post Via : Admin, Views : 6046

Efek Buruk Jika Saringan Udara Motor Kotor

Feders-Perawatan berkala sepeda motor secara rutin sangat dianjurkan Semua komponen motor akan menunjang performa motor, salah satunya adalah Filter atau saringan udara  yang berfungsi sebagai penyaring udara bebas dari luar yang masuk ke ruang bakar.

Ada 3 jenis bahan yang biasa digunakan untuk saringan udara, yaitu Urethane foam (busa), Dry paper (bahan dasar sejenis kertas), dan Viscous paper element (bahan dasar sejenis kertas yang dilapisi oli). 

Biasanya jenis viscous paper element banyak digunakan pada sepeda motor. Penyaring udara jenis ini dilapisi oli yang mampu menyaring udara lebih bersih dan menangkap debu dari udara luar.   

Seiring pemakaian, beragam kotoran seperti debu akan menumpuk pada saringan udara. Jika tumpukan kotoran di saringan udara dibiarkan dalam waktu lama, tentu akan memberi dampak buruk bagi sepeda motor diantaranya :

Kotoran yang menumpuk pada saringan udara membuat suplai udara ke ruang bakar jadi terhambat, sehingga proses pembakaran di ruang bakar jadi tidak maksimal. Akibatnya performa sepeda motor pun jadi berkurang dan tarikan mesin menjadi berat. 

Selain berakibat menurunnya performa sepeda motor, saringan udara yang kotor pun bisa membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Terhambatnya volume udara yang masuk ke ruang bakar membuat campuran antara bahan bakar dan udara jadi tidak seimbang. Volumenya akan lebih banyak bensin dibanding udara sehingga bensin yang terbakar jadi sia-sia.

Dari segi perawatan, jangan bersihkan saringan udara jenis viscous paper element dengan semprotan udara bertekanan atau dicuci karena dapat menghilangkan lapisan oli yang ada di saringan udara. 

Untuk menghindari penurunan performa motor, pemeriksaan saringan udara sebaiknya dilakukan setiap servis berkala dan penggantian dilakukan apabila sudah kotor atau setiap kelipatan 16.000 km. (federaloil.co.id)



contoh bottom frame
x