DETAIL NEWS

Jangan Sampai Kering, Fungsi Air Radiator Pada Motor

Date : 11 Mei 2021 , Post Via : Admin, Views : 1107

Jangan Sampai Kering, Fungsi Air Radiator Pada Motor

Federaloil - Selau cek air radiotor pada motor kamu, jangan sampai habis, ini fungsi radiator pada sepeda motor yang harus kamu ketahui sebelum terlambat.

Air radiator motor menjadi salah satu bagian penting yang keberadaannya cukup esensial dalam sepeda motor. Tidak hanya mobil saja, kini kendaraan roda dua ini juga dibekali pendingin mesin sendiri agar tidak mengalami kondisi overheat yang bisa memperburuk kondisi motor.

Kondisi motor yang sering mengalami overheat akan berdampak buruk bagi kesehatan motor itu sendiri. Demi menghindari hal ini, kamu membutuhkan komponen air radiator untuk mendinginkannya.

Baca Juga: Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM Terbaru 2021

Fungsi Utama Air Radiator
Setelah mengetahui faktanya, kamu juga perlu tahu fungsi radiator baik secara general maupun secara khusus. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, air radiator digunakan sebagai pendingin mesin agar motor Anda tidak mengalami overheat.

Fungsinya sebagai penjaga temperatur atau suhu mesin agar tetap optimal. Senyawa kimia yang terdapat didalamnya juga berfungsi sebagai proteksi pada bagian sistem pendingin. 

Baca Juga: Ratusan Pemilik Motor di Indonesia Silaturahmi Secara Virtual

Terbuat perpaduan dua bahan utama, air radiator dapat mencegah logam di dalamnya terhindar dari korosi.

Tidak hanya itu saja, air radiator juga digunakan untuk menjaga karet agar tetap lentur dan tidak cepat mengalami pemuaian yang bisa menyebabkannya menjadi kaku.

Cara Kerja Radiator Motor
Pertama, panas yang terjadi pada bagian mesin motor akan diserap oleh cairan radiator atau coolant untuk kemudian bersirkulasi melewati water jacket. 

Cairan yang sudah panas tersebut kemudian akan menyebar ke seluruh bagian radiator melalui angin.

Setelah dingin, cairan tersebut akan dikembalikan pada bagian mesin. Sebagai informasi, suhu yang berada di bawah 90 derajat tidak akan bersirkulasi ke bagian radiator motor. 

Setelah suhu naik menjadi 90 derajat, barulah radiator coolant yang panas akan naik dan melewati pendinginan di radiator.

 

contoh bottom frame
x