DETAIL NEWS

Radiator Juga Perlu Dirawat Agar Motor Tidak Cepat Overheat

Date : 10 Februari 2020 , Post Via : Admin, Views : 1833

Radiator Juga Perlu Dirawat Agar Motor Tidak Cepat Overheat

Feders-Radiator saat ini menjadi sistem pendingin mesin yang ampuh, fungsinya menekan panas ruang bakar, mulai dari crankcase hingga silinder head. Tapi bukan berarti lepas dari perawatan. Justru motor berpendingin  radiator memerlukan perhatian lebih dibanding motor non-radiator.

Bodi silinder yang dikontruksi untuk pendingin cairan, tidak memakai sirip-sirip silinder seperti pendingin udara. Bila sirkulasi airnya terhambat atau airnya sendiri berkurang saja, panasnya akan cepat naik. Sering mengalami overheat, onderdil cepat rontok, bensin juga boros.

Baca Juga: Yamaha Ray ZR 125 Tantang Honda BeAT

Radiator coolant alias isi radiator wajib diganti dan diperiksa berkala. Kalau kamu berpikiran radiator cukup diisi air ledeng, pendapat itu tidak sepenuhnya tepat. Karena radiator baiknya diisi cairan khusus yang tidak menimbulkan karat.

Jika diisi dengan sembarang air, maka yang terjadi jalur air akan berkerak yang bikin sirkulasi menjadi tersumbat. Boleh saja pake air biasa, tapi dalam keadaan darurat setelah itu dikuras dan ganti radiator coolant.

Baca Juga: Keren Banget Tampang New Ducati Superleggera V4 model 2020

Agar proses pendinginan selalu optimal, cek kondisi raddiator coolant pada secara berkala. Jika jumlahnya berkurang, tambahkan lagi cairan serupa. Kuras dan ganti radiator coolant secara berkala.

Juga periksa kondisi radiator core (lempengan pelat pada radiator). Biasanya kotoran seperti batu-batu kecil yang menempel merusak lempengan, gunakan obeng min (-) dengan perlahan mencungkilnya.

Selanjutnya gunakan cover radiator variasi yang banyak dijual untuk melindungi  kotoran dan lemparan batu bikin core radiator berubah bentuknya sehingga menghambat proses pendinginan. (federaloil.co.id)

.



contoh bottom frame
x